Per 12 Maret, Pemerintah gelontorkan Rp710,5 miliar untuk Makan Bergizi Gratis MBG

- Admin

Wednesday, 30 April 2025 - 11:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, (KabarDeiyaiDuamo.com) – Pemerintah telah menggelontorkan anggaran senilai Rp710,5 miliar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) per 12 Maret 2025.

“Sampai dengan 12 Maret, pencairan anggaran telah mencapai Rp710,5 miliar, dan sesuai laporan ini telah menjangkau penerima manfaat sebanyak lebih dari 2 juta orang,” kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Maret 2025 di Jakarta, Kamis.

Jumlah penerima manfaat program itu sebanyak 2.053.248 orang dengan rincian pra SD (Sekolah Dasar) 111.127, SD/MI (Madrasah Ibtidaiyah) 912.023, SMP/ MTs (Madrasah Tsanawiyah) 578.465, dan SMA/MA (Madrasah Aliyah)/SMK 424.145 penerima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, ponpes (pondok pesantren) 10.681, SLB (Sekolah Luar Biasa) 4.548, balita 7.811, ibu hamil 1.835, dan ibu menyusui 2.613 penerima.

Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG (dapur umum) yang telah beroperasi sebanyak hingga sejauh ini 246 SPPG.

Sebelumnya, alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis yang disalurkan melalui Badan Gizi Nasional (BGN) untuk tahun ini sebesar Rp71 triliun dengan target sasaran 17,9 juta penerima manfaat.

Namun, Presiden Prabowo telah menginstruksikan agar cakupan penerima manfaat diperluas secara maksimal pada 2025, sehingga targetnya meningkat menjadi 82,9 juta penerima.

Dengan peningkatan target ini, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp171 triliun.

Penambahan anggaran itu bakal menyerap dana hasil efisiensi belanja kementerian/lembaga (K/L) yang telah diinstruksikan Prabowo.

Pada akhir Januari lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan sinyal mengabulkan permintaan tambahan anggaran program MBG senilai Rp100 triliun. Menurut dia, program MBG merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan anggaran besar.

Di sisi lain, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) diaudit tiap kuartal atau tiga bulan sekali.

Baca Juga :  Tak Kuat Biayai Perawatan, Garuda Indonesia Hentikan 15 Pesawat

“Kami sudah bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Kami sepakat untuk diaudit tiap kuartal, sehingga dengan begitu kita tahu apa yang kurang dan segala macam. Karena butuh waktu untuk perbaikan,” kata Luhut.

Dengan target 82,9 juta penerima manfaat dan pengelolaan anggaran Rp171 triliun, lanjut Luhut, keberhasilan program ini harus didukung bersama.

Pewarta: Imamatul Silfia

Editor: Admin

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gubernur Papua Tengah Bagikan 200 Laptop kepada Pelajar sebagai Percepat Transformasi Digital
Dibayangi Beban Utang Baru Rp1.650 Triliun, Purbaya: Tak Ada Alasan Ketakutan
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Breaking News! Tambang Emas di Bogor Dikabarkan Meledak
Megawati: PDI-P tegas tolak Pilkada dikembalikan ke DPRD, khianati reformasi
Polemik bendera One Piece, ini tanggapan Presiden Prabowo
Gubernur Meki Nawipa Ultimatum ASN Papua Tengah; Harus Disiplin Waktu dan Kerja Nyata di Tahun 2026
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melalui Plt. Assisten II Setda, menerima dokumen evaluasi terhadap perijinan Perkebunan kelapa sawit dari Pemprov Papua
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 8 February 2026 - 13:50 WIT

Gubernur Papua Tengah Bagikan 200 Laptop kepada Pelajar sebagai Percepat Transformasi Digital

Sunday, 8 February 2026 - 13:23 WIT

Dibayangi Beban Utang Baru Rp1.650 Triliun, Purbaya: Tak Ada Alasan Ketakutan

Wednesday, 14 January 2026 - 14:44 WIT

8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026

Wednesday, 14 January 2026 - 14:28 WIT

Breaking News! Tambang Emas di Bogor Dikabarkan Meledak

Wednesday, 14 January 2026 - 10:45 WIT

Polemik bendera One Piece, ini tanggapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Bisnis

8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026

Wednesday, 14 Jan 2026 - 14:44 WIT

Bandung

Breaking News! Tambang Emas di Bogor Dikabarkan Meledak

Wednesday, 14 Jan 2026 - 14:28 WIT

Ko Salin Apa?