TPNPB KODAP 31 NOUKAI DEIYAI MEMPERINGATI HUT PROKLAMASI KEMERDEKAAN NEGARA REPUBLIK PAPUA BARAT YANG KE 54 DI MARKASNYA PADA 1 JULI 2025.

- Admin

Wednesday, 2 July 2025 - 23:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Pers Ke III Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Rabu, 02 Juli 2025

Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.!

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Brigadir Jenderal Jhon Badii sebagai Panglima Daerah TPNPB-OPM Kodap XXXI Noukai Deiyai bahwa kami telah melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Bintang Fadjar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Negara Republik Papua Barat yang ke 54 pada 1 Juli 2025 di Markas TPNPB-OPM Kodap XXXI Noukai Deiyai dengan lancar dan aman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Upacara Pengibaran Bendera Bintang Fadjar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Negara Republik Papua Barat yang ke 54 pada 1 Juli 2025 di Markas TPNPB-OPM Kodap XXXI Noukai Deiyai secara langsung dipimpin oleh Brigadir Jenderal Jhon Badii sebagai Panglima Daerah dan didampingi oleh Staf Kodap, Pimpinan Komando Wilayah, Pimpinan Batalion dan dihadiri dari prajurit di Kompi hingga Pleton dan simpatisan bangsa Papua.

 

Dalam momen yang bersejarah ini, Pangkodap XXXI Noukai Deiyai dalam sambutannya mengatakan bahwa Proklamasi 1 Juli 1971 merupakan kelanjutan dari Deklarasi 1 Desember 1961 di Holandia sebagai wujud kedaulatan bangsa Papua. Momentum ini adalah panggilan suci untuk terus berjuang mempertahankan eksistensi bangsa Papua dari kolonialisme Indonesia dan campur tangan internasional. Seluruh pejuang dan rakyat Papua diajak untuk bersyukur dan terus melanjutkan perlawanan dengan semangat dan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

 

Dalam momentum HUT Proklamasi Negara Republik Papua Barat yang ke 54 ini Brigadir Jenderal Jhon Badii mengeluarkan ultimatum bahwa:

 

(1) Kami Komandan Nasional Tentara Nasional Pembebasan Nasional Papua Barat menolak seluruh bentuk pembangunan oleh Pemerintah Indonesia yang dianggap sebagai strategi penghancuran Orang Asli Papua (OAP).

 

Baca Juga :  BUPATI KABUPATEN NABIRE DAN KAPOLRES NABIRE SEGERA BEBASKAN 13 ORANG YANG DITAHAN PASCA KONFLIK SUMBER DAYA ALAM DI YARO KABUPATEN NABIRE

(2) Kami menolak perusahaan ilegal yang masuk ke tanah adat Papua.

 

(3) Kami menolak pemekaran kabupaten baru di wilayah Meepago, terutama oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

 

(4) Kami menuntut Presiden Prabowo Subianto bertanggung jawab atas pembunuhan massal terhadap rakyat Papua sejak 1961 hingga 2025.

 

(5) Kami menolak program Koperasi Merah Putih di wilayah Meepago, khususnya di Kabupaten Deiyai. Jika 67 kepala kampung menerima program tersebut, maka Komando Nasional mengeluarkan peringatan (Warning/DOP).

 

Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Rabu, 02 Juli 2025 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.

 

Penanggung Jawab Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM

 

Jenderal Goliat Tabuni

Panglima Tinggi TPNPB-OPM

 

Letnan Jenderal Melkisedek Awom

Wakil Panglima TPNPB-OPM

 

Mayor Jenderal Terianus Satto

Kepala Staf Umum TPNPB-OPM

 

Mayor Jenderal Lekagak Telenggen

Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM

 

Penyanggung Jawab TPNPB-OPM Kodap XXXI Noukai Deiyai

 

Brigadir Jenderal Jhon Badii

Panglima Daerah

 

Mayor Jenderal Aris E. Mote

Kepala Staf Kodap

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Megawati: PDI-P tegas tolak Pilkada dikembalikan ke DPRD, khianati reformasi
Polemik bendera One Piece, ini tanggapan Presiden Prabowo
Gubernur Meki Nawipa Ultimatum ASN Papua Tengah; Harus Disiplin Waktu dan Kerja Nyata di Tahun 2026
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melalui Plt. Assisten II Setda, menerima dokumen evaluasi terhadap perijinan Perkebunan kelapa sawit dari Pemprov Papua
MENJAGA HUTAN PAPUA DARI EKSPANSI SAWIT
Prabowo ingin tambah lahan sawit di Papua – Siapa yang akan paling dirugikan akibat kebijakan ini?
IPPMA KEDEGAPO Nabire Bekali 24 Mahasiswa Baru dan Lama dalam Seminar dan Orientasi
Musisi Berliterasi
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 14 January 2026 - 10:56 WIT

Megawati: PDI-P tegas tolak Pilkada dikembalikan ke DPRD, khianati reformasi

Wednesday, 14 January 2026 - 10:45 WIT

Polemik bendera One Piece, ini tanggapan Presiden Prabowo

Sunday, 11 January 2026 - 03:45 WIT

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melalui Plt. Assisten II Setda, menerima dokumen evaluasi terhadap perijinan Perkebunan kelapa sawit dari Pemprov Papua

Sunday, 11 January 2026 - 03:21 WIT

MENJAGA HUTAN PAPUA DARI EKSPANSI SAWIT

Sunday, 11 January 2026 - 02:56 WIT

Prabowo ingin tambah lahan sawit di Papua – Siapa yang akan paling dirugikan akibat kebijakan ini?

Berita Terbaru

Bisnis

8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026

Wednesday, 14 Jan 2026 - 14:44 WIT

Bandung

Breaking News! Tambang Emas di Bogor Dikabarkan Meledak

Wednesday, 14 Jan 2026 - 14:28 WIT

Bendera Jolly Roger berkibar bersama bendera Merah Putih menjelang HUT ke-80 RI di berbagai wilayah di Indonesia. (Foto: Instagram/@pndkindo)

Daerah

Polemik bendera One Piece, ini tanggapan Presiden Prabowo

Wednesday, 14 Jan 2026 - 10:45 WIT

Ko Salin Apa?